Peran Pengujian dalam Mengaktifkan Keberhasilan IoMT

Teknologi digital bisa dibilang telah menyentuh setiap aspek kehidupan kita termasuk layanan kesehatan. Ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan jangkauan layanan medis ke bagian masyarakat yang kurang beruntung di lokasi yang jauh dengan biaya yang lebih rendah. Satu-satunya teknologi yang dapat mewujudkan semuanya adalah Internet of Things (IoT) di mana data dibagikan di antara perangkat dengan sensor bawaan.

IoT telah membuat kehadirannya terasa di berbagai bidang seperti mobil tanpa pengemudi, rumah pintar, dan perangkat yang dapat dikenakan, antara lain. Bahkan, ia memiliki potensi untuk merevolusi sektor perawatan kesehatan melalui variannya – Internet of Medical Things atau IoMT. Perangkat medis yang terhubung ala IoMT dapat membantu dalam diagnosis, pelaporan, manajemen inventaris, komunikasi, dan pemantauan pasien yang lebih baik, antara lain asalkan perangkat atau sistem perangkat lunak di dalamnya menjalani pengujian perangkat medis yang ketat.

Apa itu IoMT dan bagaimana itu bisa membantu?

Dikenal sebagai Internet of Medical Things, IoMT adalah ekosistem terhubung yang terdiri dari alat berbasis sensor, aplikasi perangkat lunak, perangkat medis, sistem TI, dan layanan. Perangkat medis yang terhubung dari ekosistem dapat menghasilkan, menyusun, menganalisis, dan mengirimkan data atau gambar terkait kesehatan ke jaringan penyedia layanan kesehatan. IoMT membantu merampingkan alur kerja di fasilitas medis mana pun yang mengarah ke perawatan pasien yang lebih baik, baik dari jarak jauh maupun internal. Selain itu, dapat mengubah seluruh sektor perawatan kesehatan dengan memantau, menginformasikan, dan memberi tahu pengasuh dan penyedia layanan kesehatan dengan data untuk mendiagnosis masalah kesehatan. Meningkatnya jumlah perangkat medis yang terhubung hingga mencapai 3,7 juta adalah bukti penggunaannya yang terus meningkat. Sesuai Riset Pasar Sekutu, pasar untuk IoMT diperkirakan akan menyentuh $136,8 miliar secara global pada tahun 2021.

Karena alat kesehatan memiliki dampak langsung terhadap kesehatan pasien, alat tersebut harus berfungsi secara optimal dan sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Selanjutnya, mereka harus dilindungi dari meningkatnya insiden ancaman dunia maya dan masalah malfungsi. Tidak heran pasar keamanan siber global untuk perawatan kesehatan kemungkinan akan melampaui $27 miliar pada tahun 2025. Pandemi COVID-19 telah melihat peningkatan penggunaan perangkat IoMT untuk diagnosis pasien jarak jauh. Namun, karena mereka terhubung ke jaringan seluler atau WiFi di rumah pasien, kerentanan yang melekat pada sistem perangkat lunak di dalamnya membuat mereka rentan terhadap peretasan. Hal ini membuat peran penting dari pengujian perangkat medis menjadi jelas.